BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Di antara deretan peserta yang melintas, sorak warga yang memenuhi tepian jalan, dan semarak Karnaval Pawai Pembangunan, sejumlah polisi wanita (Polwan) Polres Bangka Barat bergerak menyusuri ruas jalan di Kecamatan Mentok, Senin (24/8/2026).
Mereka adalah Tim Patroli Srikandi Polres Bangka Barat. Kehadirannya tidak untuk mengambil panggung dari kemeriahan karnaval, melainkan memastikan pesta rakyat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu berlangsung aman dan nyaman.
Dengan langkah menyusuri jalur pawai, personel Srikandi memantau situasi sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Di tengah kerumunan, mereka menyampaikan imbauan agar warga tetap tertib dan tidak mengabaikan keselamatan ketika menyaksikan peserta karnaval melintas.
Patroli dilakukan mengikuti jalur kegiatan, mulai dari Lapangan Golf, Kampung Jawa, Puskesmas, Telkom Kebon Nanas, Senang Hati, Simpang Empat Lampu Merah, Jalan Raya Pangkalpinang hingga kawasan Gedung Perpusda.
Bagi kepolisian, pengamanan karnaval bukan semata memastikan tidak ada gangguan keamanan. Ada pekerjaan lain yang berlangsung lebih senyap untuk memastikan anak-anak tetap berada di tempat aman, warga tidak terlalu mendekati jalur peserta dan arus masyarakat tetap terkendali ketika jalan berubah menjadi panggung besar perayaan kemerdekaan.
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, Patroli Srikandi merupakan bagian dari pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Patroli Srikandi dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus membantu pengamanan kegiatan. Personel juga memantau situasi di sepanjang jalur pawai dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan,” kata Yos.
Karnaval Pawai Pembangunan tersebut diikuti 52 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pelajar, instansi, organisasi hingga masyarakat umum.
Puluhan peserta itu membawa kreativitas masing-masing ke jalanan Mentok. Kemeriahan pun menyebar di sepanjang rute. Warga berdiri di sisi jalan, menyaksikan setiap barisan yang melintas, sementara petugas memastikan kepadatan tidak berubah menjadi persoalan.
Pengamanan kegiatan turut melibatkan personel Polres Bangka Barat, Polsek Mentok, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka Barat.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar ruang publik tetap aman selama kegiatan berlangsung. Sebab, di tengah sebuah pesta rakyat, keselamatan sering kali menjadi hal yang luput dari perhatian ketika mata hanya tertuju pada kemeriahan.
Patroli Srikandi hadir untuk mengisi ruang itu.
Mereka bergerak dari satu titik ke titik lain, memantau keadaan, berkomunikasi dengan warga dan menyampaikan pesan keselamatan. Tidak banyak suara yang terdengar dari mereka selain imbauan singkat, tetapi keberadaan mereka menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga dirayakan dengan rasa aman.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi di sepanjang jalur pawai terpantau aman, tertib dan kondusif.
Ketika barisan terakhir meninggalkan ruas jalan dan kerumunan perlahan bubar, panggung kemerdekaan itu pun kembali menjadi jalan biasa.
Namun bagi masyarakat yang menikmati karnaval hari itu, ada satu hal yang mungkin tidak selalu terlihat dalam riuh perayaan di balik kemeriahan, ada para petugas yang berjalan dari satu ujung rute ke ujung lainnya, memastikan pesta rakyat dapat berlangsung tanpa meninggalkan persoalan. (Belva)


