BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Musik dan sorak warga memenuhi ruas jalan Mentok, Senin (24/8/2026). Karnaval Pembangunan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah. Di sepanjang jalur, warga berdiri menyaksikan iring-iringan peserta yang membawa berbagai kreasi perayaan kemerdekaan.
Namun, di balik kemeriahan itu, ada barisan lain yang bekerja dalam senyap.
Sebanyak 52 personel Polres Bangka Barat dikerahkan untuk memastikan pesta rakyat tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar. Mereka tidak tampil sebagai bagian dari karnaval, tetapi menjadi penjaga agar arus peserta dan masyarakat tetap terkendali.
Kegiatan pengamanan dipusatkan di kawasan Lapangan Golf Mentok, yang menjadi salah satu titik utama pelaksanaan karnaval.
Sejak sekitar pukul 07.00 WIB, personel telah berkumpul untuk mengikuti apel persiapan di depan TK Negeri Pembina Kecamatan Mentok. Setelah apel, mereka bergerak menuju titik pengamanan masing-masing sesuai ploting yang telah ditentukan.
Ada yang bertugas mengatur arus lalu lintas, mengamankan jalur pawai, hingga mengantisipasi kepadatan masyarakat yang datang untuk menyaksikan kemeriahan perayaan kemerdekaan.
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pengerahan puluhan personel tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat dan peserta karnaval.
“Polres Bangka Barat menurunkan 52 personel untuk memastikan kegiatan karnaval berjalan aman, tertib dan lancar. Personel juga melakukan pengaturan di sejumlah titik guna mengantisipasi kepadatan selama kegiatan berlangsung,” ujar Iptu Yos.
Menurut dia, pengamanan tidak hanya berorientasi pada pengendalian situasi. Polisi juga berupaya memastikan masyarakat dapat menikmati perayaan kemerdekaan dengan suasana yang nyaman.
Pendekatan humanis menjadi salah satu cara yang dikedepankan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
“Yang paling utama adalah memastikan masyarakat dapat mengikuti dan menikmati rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan aman dan nyaman,” katanya.
Karnaval kemerdekaan bukan sekadar iring-iringan di jalan. Bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan kreativitas, merawat kebersamaan, sekaligus merayakan kemerdekaan dalam suasana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, kerumunan besar selalu membawa konsekuensi. Arus kendaraan dapat tersendat, jalur pawai berpotensi dipadati penonton, sementara peserta membutuhkan ruang untuk bergerak. Di titik inilah pengamanan menjadi bagian penting dari jalannya perayaan.
Polisi pun ditempatkan di sejumlah titik untuk mengurai kepadatan sekaligus memastikan jalur kegiatan tetap aman.
Kehadiran 52 personel tersebut menjadi gambaran bahwa sebuah pesta rakyat yang terlihat meriah di mata warga memiliki kerja pengamanan yang panjang di belakangnya.
Ketika peserta melintas dan masyarakat bersorak, polisi tetap berdiri di titik masing-masing. Mereka memastikan jalan yang dipenuhi manusia tetap menjadi ruang yang aman bagi semua.
Polres Bangka Barat memastikan pengamanan dilakukan secara optimal hingga seluruh rangkaian Karnaval HUT ke-81 RI selesai.
Sebab, kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana masyarakat bebas merayakan. Ia juga tentang bagaimana ruang publik dijaga agar setiap orang dapat merasakan kegembiraan yang sama tanpa rasa takut dan tanpa kekacauan. (Belva)


