BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Tugas menjaga keamanan Salat Jumat telah ditunaikan. Namun, langkah jajaran Polwan Polres Bangka Barat belum berhenti di halaman masjid.
Jumat (7/8/2026) itu, rombongan “Srikandi Menyapa” justru melanjutkan perjalanan menuju Panti Asuhan Aisyiyah Mentok.
Dipimpin langsung Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., kedatangan rombongan tersebut membawa suasana berbeda. Jika sebelumnya para Polwan hadir untuk memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman, kali ini mereka datang membawa bantuan, bingkisan, serta perhatian kepada anak-anak panti.
Senyum dan sapaan menjadi pembuka pertemuan.
Kapolres bersama jajaran menyempatkan diri berbincang dengan anak-anak panti. Tidak sekadar menyerahkan bantuan, Helen juga memberikan motivasi dan semangat kepada para penghuni panti.
Suasana yang awalnya sederhana berubah menjadi hangat. Seragam polisi yang biasanya identik dengan tugas pengamanan hari itu hadir dalam suasana yang lebih humanis untuk berbaur bersama anak-anak dan pengurus panti.
Bagi Polres Bangka Barat, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda sosial.
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat.
Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak semestinya hanya terlihat ketika terjadi gangguan keamanan atau persoalan hukum.
“Ibu Kapolres ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, selain melaksanakan patroli pengamanan Salat Jumat, kegiatan juga diisi dengan berbagi kepada anak-anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada sesama,” ujar Iptu Yos Sudarso.
Menurut Yos, program Srikandi Menyapa menjadi salah satu cara Polwan Polres Bangka Barat membangun komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.
Polisi tidak hanya datang ketika dibutuhkan untuk mengamankan situasi. Polisi juga berusaha hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian.
“Melalui program Srikandi Menyapa, Polwan Polres Bangka Barat ingin membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis,” katanya.
Pesan kepedulian itu kemudian dilengkapi dengan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat. Jajaran Polres Bangka Barat mengajak pengurus panti untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman.
Perhatian terhadap anak-anak juga menjadi bagian penting dalam pesan tersebut. Mereka merupakan generasi penerus yang membutuhkan lingkungan yang baik untuk tumbuh, belajar, dan menatap masa depan.
Rangkaian kegiatan Srikandi Menyapa hari itu sebelumnya diawali dengan patroli dialogis di sejumlah masjid di Kecamatan Mentok.
Personel Polwan memastikan pelaksanaan Salat Jumat berjalan aman dan tertib, sekaligus berinteraksi dengan masyarakat.
Setelah tugas pengamanan selesai, rombongan kemudian bergerak menuju Panti Asuhan Aisyiyah Mentok.
Dari masjid ke panti, wajah tugas kepolisian seolah memperlihatkan dua sisi yang berjalan beriringan.
Ada ketegasan ketika menjaga keamanan.
Ada pula kelembutan ketika menyapa dan memberi perhatian.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Bangka Barat ingin menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu berbentuk penindakan atau penegakan hukum.
Terkadang, pengabdian hadir dalam bentuk yang sederhana ketika datang, menyapa, mendengarkan, memberikan semangat dan berbagi.
Di tengah rutinitas tugas kepolisian, langkah para Srikandi hari itu membawa satu pesan penting untuk menjaga masyarakat bukan hanya tentang memastikan mereka aman, tetapi juga tentang membuat mereka merasa diperhatikan.
Polres Bangka Barat berharap kegiatan tersebut dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Sebab ketika polisi mampu hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat, jarak antara seragam dan warga menjadi semakin dekat. (Belva)


