BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM – Suara bising knalpot brong yang selama ini kerap memicu keluhan masyarakat menjadi perhatian serius Polres Bangka Barat. Namun, langkah yang ditempuh kali ini tidak sebatas melakukan penindakan di jalan. Polisi juga menyambangi bengkel dan pedagang knalpot untuk mengajak mereka menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan nyaman.
Upaya tersebut dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Barat di kawasan Kampung Jawa, Kecamatan Mentok, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dipimpin Kasat Lantas bersama KBO Sat Lantas dan personel lainnya, kegiatan berlangsung dengan pendekatan edukatif yang menyasar pengendara, pemilik bengkel, hingga penjual knalpot.
Bagi Polres Bangka Barat, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis bukan hanya persoalan pelanggaran aturan lalu lintas. Kebisingan yang ditimbulkan juga mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi memengaruhi keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menegaskan bahwa menciptakan budaya tertib berlalu lintas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha otomotif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Termasuk kepada para pelaku usaha bengkel dan penjual knalpot agar lebih selektif dalam menjual maupun memasang knalpot yang tidak sesuai ketentuan,” kata Iptu Yos Sudarso, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, penertiban yang dilakukan Polres Bangka Barat mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Karena itu, edukasi dinilai menjadi cara efektif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar mematuhi aturan berlalu lintas tanpa harus selalu mengandalkan penindakan hukum.
“Polres Bangka Barat mengedepankan pendekatan yang humanis. Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat agar penggunaan kendaraan tetap memperhatikan aturan dan tidak mengganggu kenyamanan maupun keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para pedagang diberikan pemahaman mengenai pentingnya tidak menjual maupun memasang knalpot yang melanggar ketentuan. Sementara para pengendara diimbau menjadi pelopor keselamatan dengan menggunakan kendaraan sesuai standar yang berlaku.
Iptu Yos mengatakan, sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib di Bangka Barat.
“Harapannya, kesadaran masyarakat semakin meningkat. Tertib berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Kegiatan penertiban dan sosialisasi berlangsung aman dan lancar. Para pedagang maupun masyarakat menyambut baik arahan yang disampaikan personel Satlantas.
Polres Bangka Barat memastikan edukasi dan penertiban terhadap penggunaan knalpot brong akan terus digelar secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menghadirkan lalu lintas yang lebih aman, tertib, nyaman, serta memberikan rasa tenang bagi seluruh masyarakat Bangka Barat. (Belva)


