BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Jalan Raya Pangkalpinang-Mentok di Desa Beruas, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, mendadak menjadi lokasi kecelakaan pada Minggu (30/8/2026) sore.
Sekitar pukul 16.00 WIB, perjalanan dua kendaraan dari arah berlawanan berakhir dengan benturan. Toyota Innova Reborn warna hitam bernomor polisi B-2400-SQU terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Yamaha Mio BN-2916-DO.
Di atas sepeda motor tersebut terdapat Mardiana (41) bersama Fiola (10). Keduanya kemudian harus mendapatkan perawatan medis dan dirujuk ke rumah sakit di Pangkalpinang.
Sementara itu, Toyota Innova dikemudikan Fitri Adhityani (33) dengan sejumlah penumpang. Mobil tersebut melaju dari arah Beruas menuju Kelapa.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Mardiana mengendarai Yamaha Mio dari arah Kelapa menuju Beruas. Kedua kendaraan kemudian terlibat kecelakaan di ruas jalan nasional tersebut.
Begitu informasi kecelakaan diterima, personel Polsek Kelapa langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas melakukan penanganan di lokasi, mengidentifikasi korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan Puskesmas Kelapa untuk memastikan korban memperoleh pertolongan medis.
“Personel langsung mendatangi TKP setelah menerima informasi kecelakaan. Petugas melakukan penanganan di lokasi dan berkoordinasi dengan Puskesmas Kelapa untuk penanganan korban,” ujar petugas kepolisian.
Mardiana mengalami sejumlah luka. Ia mengalami benjolan pada bagian dahi dan belakang kepala, luka robek pada pipi kanan, serta lebam pada kedua lutut.
Fiola yang masih berusia 10 tahun juga mengalami luka. Kedua matanya mengalami lebam, disertai benjolan pada bagian dahi dan belakang kepala.
Setelah mendapat penanganan awal, Mardiana dan Fiola dirujuk ke rumah sakit di Pangkalpinang.
Di dalam Toyota Innova, kondisi pengemudi dan penumpang dilaporkan berbeda.
Fitri Adhityani (33) tidak mengalami luka. Begitu pula Virdya Diantara (29), Dhanti Varthiya, Erwani (65), dan Leonal Aska (13), yang turut berada di dalam kendaraan tersebut.
Tidak adanya korban luka dari dalam mobil membuat penanganan medis lebih berfokus kepada dua korban yang berada di sepeda motor.
Namun, bagi polisi, kecelakaan belum selesai hanya setelah korban mendapatkan pertolongan.
Petugas selanjutnya melakukan pendataan terhadap kendaraan, korban dan saksi yang terlibat. Langkah tersebut diperlukan untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan.
Polisi belum menyimpulkan faktor yang menyebabkan kedua kendaraan dari arah berlawanan tersebut akhirnya terlibat benturan.
“Kronologi dan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Kami masih melakukan pendataan terhadap kendaraan, korban maupun saksi yang terlibat,” kata petugas.
Kecelakaan di ruas Jalan Raya Pangkalpinang-Mentok itu menyisakan dua korban yang harus menjalani perawatan lebih lanjut di Pangkalpinang. Polisi kini masih mengumpulkan keterangan dan fakta di lapangan untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi pada Minggu sore tersebut. (Belva)


