Penulis: Belva Al Akhab, Satrio dan Tim
BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Bupati Bangka Barat Markus melantik dan mengambil sumpah jabatan 34 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Pelantikan yang digelar di Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat, Rabu (10/6/2026), itu mencakup pejabat administrator, pengawas, kepala puskesmas, hingga pejabat fungsional.
Dalam arahannya, Markus menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi dalam struktur pemerintahan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan boleh berubah, tetapi pengabdian tidak boleh berhenti. Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar pejabat yang menduduki kursi, melainkan aparatur yang mampu menghadirkan solusi,” kata Markus.
Pelantikan tersebut terdiri dari lima pejabat administrator, 23 pejabat pengawas, tiga kepala puskesmas yang mendapat tugas tambahan, serta tiga pejabat fungsional yang diangkat melalui perpindahan jabatan.
Menurut Markus, rotasi dan penempatan pejabat merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai birokrasi saat ini dituntut bergerak lebih cepat dan adaptif dalam menghadapi perkembangan kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap jabatan harus diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi, integritas dan kemampuan untuk menyelesaikan persoalan di lapangan.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi. Ini adalah bagian dari penguatan birokrasi agar pelayanan publik semakin efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Lima pejabat administrator yang dilantik akan mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab Bangka Barat.
Mereka adalah Ema Ratna Gustina sebagai Sekretaris Kecamatan Jebus, Isfani sebagai Sekretaris Kecamatan Mentok, Dessy Susanty sebagai Kepala Bidang Pengembangan dan Diklat BKPSDMD, Rini Indra Sari sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Desa pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Karmono sebagai Kepala UPT Pengelolaan Pasar pada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan.
Selain itu, sebanyak 23 pejabat pengawas juga mendapat amanah baru pada sejumlah perangkat daerah, kecamatan, kelurahan dan unit pelayanan teknis.
Markus mengatakan para pejabat pengawas memiliki peran penting dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai target serta mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Mereka adalah penggerak organisasi. Berhasil atau tidaknya program pemerintah sangat ditentukan oleh kemampuan memimpin tim, membangun disiplin kerja dan memastikan kebijakan berjalan dengan baik,” katanya.
Dalam pelantikan tersebut, Pemkab Bangka Barat juga melakukan penguatan pada sektor kesehatan melalui penunjukan tiga kepala puskesmas.
Ketiganya adalah dr. Mariya Ulfah yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Puskesmas Mentok, Desti Emma Bernauli Purba sebagai Kepala Puskesmas Simpang Teritip, serta Yudistira Panjaitan sebagai Kepala Puskesmas Jebus.
Penunjukan itu dinilai penting karena puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat.
Kepala puskesmas tidak hanya bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan sehari-hari, tetapi juga menjadi ujung tombak pelaksanaan berbagai program kesehatan pemerintah di tingkat kecamatan.
Selain pelantikan pejabat struktural, Pemkab Bangka Barat juga mengangkat tiga pejabat fungsional melalui mekanisme perpindahan jabatan.
Mereka yakni Mentary Sembiring sebagai Penata Ruang Ahli Pertama pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Ruminili sebagai Nutrisionis Ahli Pertama pada Dinas Kesehatan, serta Abdul Gani Kurniawan sebagai Penata Anestesi Ahli Pertama pada RSUD Sejiran Setason.
Pengangkatan tersebut menjadi bagian dari penguatan birokrasi berbasis kompetensi yang saat ini terus didorong pemerintah.
Menurut Markus, birokrasi modern tidak hanya membutuhkan pejabat struktural, tetapi juga tenaga profesional yang memiliki keahlian khusus sesuai bidangnya.
“Semua jabatan memiliki peran masing-masing. Pada akhirnya tujuan kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Daftar 34 Pejabat yang Dilantik
Pejabat Administrator
1. Ema Ratna Gustina, SE, MM
2. Isfani, S.IP
3. Dessy Susanty, S.AP
4. Rini Indra Sari, S.Sos
5. Karmono, S.IP
Pejabat Pengawas
6. Edwin Agustin, S.Pd., M.Pd.
7. Rosmidi, S.E.
8. Nyimas Ajeng Kartini, S.IP
9. Suyarsih, A.Md.
10. Rosanti, S.IP
11. Agung Nugrahaeni Astuti, ST
12. Elvi Listari, S.IP
13. Kusrin, S.IP
14. Muhammad Erwin Nugraha, S.STP., M.AP
15. Dwi Kurnia, S.AP
16. Hupazmi Fajri, S.Kep., Ners., M.AP
17. Gilang Caesar Kameswara, S.STP
18. Rinaldi, S.Kom
19. Azwarsyah, SKM
20. Intan Insana, A.Md
21. Fitri Suryanti, SE
22. Idrus Saleh, AMF
23. Widianti, S.Si., M.AP
24. Zahroni, S.TP
25. Imam Nopriansah, S.Pi
26. Reza Fardiansyah, A.MP
27. Avan Yuandi, ST
28. Windy Arti Pratiwi, S.AP
Kepala Puskesmas
29. dr. Mariya Ulfah
30. Desti Emma Bernauli Purba, SKM
31. Yudistira Panjaitan, S.Kep., Ns
Pejabat Fungsional
32. Mentary Sembiring, S.P.W.K
33. Ruminili, S.ST
34. Abdul Gani Kurniawan, S.Tr.Kes
Pelantikan ini menjadi salah satu langkah Pemkab Bangka Barat dalam melakukan penataan organisasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik. Melalui para pejabat yang baru dilantik, pemerintah daerah berharap kinerja birokrasi semakin profesional, responsif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan tepat. (BELVA)

