BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Laporan masyarakat soal dugaan perjudian jenis kodok-kodok langsung direspons Polsek Jebus Polres Bangka Barat. Polisi turun ke lokasi untuk memastikan informasi tersebut, Minggu (23/8/2026).
Kapolsek Jebus AKP Candra Wijaya bersama personel mendatangi lokasi yang disebut dalam laporan. Kehadiran polisi sekaligus menjadi upaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Di lokasi, petugas tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga meminta keterangan dari warga sekitar. Hasilnya, polisi tidak menemukan adanya aktivitas perjudian sebagaimana informasi yang diterima.
Kondisi lokasi juga terpantau sepi. Dari keterangan warga, aktivitas yang dimaksud disebut sudah lama tidak berlangsung.
“Kami langsung merespons informasi yang disampaikan dengan melakukan pengecekan ke lokasi. Saat anggota berada di lokasi, tidak mendapati adanya kegiatan sebagaimana informasi yang diterima,” kata AKP Candra Wijaya.
Bagi kepolisian, laporan warga tetap menjadi informasi penting meski hasil pengecekan tidak menemukan aktivitas yang dimaksud. Setiap informasi perlu diverifikasi langsung agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pengecekan tersebut merupakan bentuk respons kepolisian terhadap setiap informasi yang disampaikan masyarakat. Pernyataan itu disampaikannya atas nama Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak.
“Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak menegaskan bahwa setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti dan dicek langsung di lapangan. Ini bagian dari upaya kepolisian memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Yos.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak pasif ketika menemukan aktivitas yang diduga berpotensi mengganggu keamanan maupun ketertiban lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian. Setiap informasi akan kami cek dan tindak lanjuti sesuai fakta di lapangan,” katanya.
Polsek Jebus juga memastikan pemantauan di wilayah hukumnya terus dilakukan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk praktik perjudian.
Respons cepat itu menunjukkan bahwa setiap laporan warga tetap mendapat perhatian. Polisi memilih turun langsung ke lapangan, memeriksa fakta dan memastikan kondisi sebenarnya sebelum mengambil langkah lebih lanjut. (Belva)


