PANGKALPINANG, TARGETKRIMINAL.COM – Ketukan pintu di ruang kerja Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (4/8/2026), menandai dimulainya sebuah proses yang mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak besar bagi masa depan daerah. Sejumlah petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung datang membawa kuesioner sensus, sementara Gubernur Hidayat Arsani menyambut mereka dengan sikap terbuka dan penuh antusias.
Tanpa ada sekat, orang nomor satu di Negeri Serumpun Sebalai itu mengikuti seluruh proses pendataan yang dipimpin langsung Kepala BPS Provinsi Bangka Belitung, Sugeng Arianto. Satu per satu pertanyaan dijawabnya sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menghadirkan data yang akurat untuk pembangunan.
Suasana hangat itu semakin bermakna ketika Kepala BPS menyerahkan seragam sensus secara simbolis kepada Gubernur. Penyerahan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dan BPS dalam membangun sistem perencanaan yang berpijak pada data yang benar.
Bagi Hidayat Arsani, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan perkiraan. Setiap kebijakan membutuhkan data yang valid agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, hingga tingkat provinsi.
” Petugas statistik menjalankan tugas mulia demi mengabdi kepada bangsa dan negara melalui sensus kepada masyarakat. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh warga Bangka Belitung untuk menyambut kedatangan mereka dan memberikan informasi yang jujur serta apa adanya. Tidak perlu ragu atau takut,” ujar Hidayat Arsani.
Menurutnya, petugas sensus bukan datang untuk mencari kesalahan masyarakat, melainkan mengumpulkan informasi yang akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan arah pembangunan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi daerah.
” Data yang akurat merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi,” tegasnya.
Hidayat juga mengingatkan bahwa kualitas pembangunan sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Bangka Belitung agar tidak menutup diri ketika didatangi petugas BPS dan memberikan informasi sesuai kondisi yang sebenarnya.
Menurutnya, keterbukaan masyarakat akan membantu pemerintah menyusun program yang lebih efektif, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi masyarakat berbasis kebutuhan riil di lapangan.
Sikap kooperatif yang ditunjukkan Gubernur dalam mengikuti proses pendataan diharapkan menjadi contoh bagi seluruh elemen masyarakat. Dengan partisipasi aktif warga dan dukungan terhadap petugas BPS, Bangka Belitung diharapkan memiliki data yang semakin berkualitas sebagai fondasi mewujudkan pembangunan yang adil, terukur dan tepat sasaran. (Belva)


