BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Derap langkah dan barisan rapi ASN memenuhi halaman Kantor Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (1/10/2026) pagi. Tepat pukul 08.00 WIB, suasana kantor yang biasanya dipenuhi aktivitas pelayanan berubah menjadi khidmat.
Seluruh jajaran ASN Kecamatan Tempilang bersama instansi di sekitar kantor kecamatan berdiri mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Di balik prosesi yang berlangsung tertib itu, ada pesan yang kembali diteguhkan: Pancasila bukan hanya dasar negara yang diperingati setiap 1 Oktober, tetapi juga nilai yang harus tercermin dalam kehidupan bermasyarakat dan pelaksanaan tugas pemerintahan.
Camat Tempilang, Rusian, S.K.M., M.H., yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Momentum tersebut, kata dia, harus menjadi ruang untuk memperkuat rasa kebangsaan sekaligus menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman.
“Pancasila adalah fondasi dan perekat bangsa. Dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, kita akan semakin kuat dalam menghadapi tantangan dan menjaga harmoni di tengah perbedaan,” ujar Rusian dalam amanatnya.
Pesan itu menjadi relevan bagi ASN yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di tingkat kecamatan, pelayanan publik mempertemukan aparatur dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Karena itu, pengamalan Pancasila dapat dimulai dari ruang kerja dan pelayanan sehari-hari. Sikap menghargai perbedaan, menjaga ketertiban, memberikan pelayanan dengan baik serta mengutamakan kepentingan masyarakat menjadi bagian dari pengabdian yang dapat diwujudkan secara nyata.
Rusian juga menegaskan bahwa semangat kebangsaan harus terus dipelihara melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Peringatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebangsaan dan semangat persatuan,” katanya.
Upacara kemudian berlangsung dengan khidmat. Peserta mengikuti setiap rangkaian dengan tertib, termasuk pembacaan Pembukaan UUD 1945, naskah Ikrar dan doa.
Bagi jajaran Kecamatan Tempilang, peringatan tersebut sekaligus menjadi pengingat untuk terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Mengabdi dengan sepenuh hati, menjaga keamanan dan ketertiban serta mengutamakan kepentingan bangsa menjadi pesan yang dibawa dari halaman upacara menuju ruang-ruang pelayanan masyarakat.
Sebab, ketika upacara berakhir dan barisan dibubarkan, pengamalan Pancasila justru menemukan ruang yang lebih luas di meja pelayanan, di tengah masyarakat dan dalam setiap keputusan yang diambil untuk kepentingan bersama.
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut melibatkan enam petugas.
Camat Tempilang, Rusian, S.K.M., M.H., bertindak sebagai inspektur upacara. Epantri menjalankan tugas sebagai komandan upacara, sementara Sutrisman bertugas sebagai pembawa acara.
Pembacaan Pembukaan UUD 1945 dipercayakan kepada Leni, sedangkan Yan Rudianto dari SMK membacakan naskah Ikrar.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin Eri Syafitra.
Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib dan khidmat, diikuti jajaran ASN Kecamatan Tempilang serta instansi di sekitar Kantor Kecamatan Tempilang.
Penulis: Belva Al Akhab


