BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Seragam kepolisian tidak hanya menjadi simbol pengabdian di lapangan. Di baliknya, ada kerja keras personel yang berhadapan dengan berbagai persoalan, mulai dari dugaan penyelundupan komoditas hingga pemberantasan narkotika. Ada pula yang mengukir prestasi melalui penelitian ilmiah.
Rangkaian capaian tersebut mendapat apresiasi dari Polres Bangka Barat. Sejumlah personel menerima penghargaan atas prestasi dan dedikasi dalam menjalankan tugas, termasuk keberhasilan mengungkap penyelundupan 225 kilogram balok timah dan 5.000 kilogram pasir logam tanah jarang jenis monazite.
Penghargaan diberikan dalam upacara di halaman Mako Polres Bangka Barat, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Upacara diikuti Kapolres Bangka Barat, pejabat utama serta personel Polres Bangka Barat.
Salah satu penerima penghargaan kepada Ipda Januar Pratama, Kanitgakkum Satpolairud Polres Bangka Barat, bersama 18 personel Satpolairud.
Mereka mendapat apresiasi atas keberhasilan mengungkap kasus penyelundupan 225 kilogram balok timah dan 5.000 kilogram pasir logam tanah jarang jenis monazite di Pelabuhan ASDP Tanjung Kalian, Bangka Barat.
Capaian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas personel Satpolairud dalam melakukan pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perairan serta jalur distribusi barang.
Penghargaan berikutnya diberikan kepada Ipda Ahmad Rohadi, Panitopsnal 2 Unit Reskrim Polsek Jebus, bersama empat personel Polsek Jebus.
Mereka memperoleh apresiasi atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Jebus.
Namun, penghargaan yang diberikan tidak hanya menyentuh bidang penegakan hukum. Prestasi juga datang dari bidang kesehatan dan penelitian.
Penata Muda I dr. Nurhabib**, dokter umum Klinik Polres Bangka Barat, meraih **juara 3 karya ilmiah bidang riset Regional Sumatera dalam ajang presentasi oral. Sebelumnya, karya ilmiah tersebut berhasil masuk dalam 27 finalis nasional.
Karya yang dipresentasikan berjudul “Tinjauan Sistematis Mengenai Dampak Terapeutik GLP-1/GIP terhadap Obstructive Sleep Apnea dan Luaran Kardiopulmonar.”
Ragam prestasi itu menjadi gambaran bahwa pengabdian personel kepolisian memiliki banyak sisi. Selain keberhasilan dalam pengungkapan perkara, kemampuan mengembangkan kompetensi dan menghasilkan karya ilmiah juga menjadi bagian dari kontribusi terhadap institusi.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, kerja keras dan prestasi dalam menjalankan tugas.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada personel yang telah memberikan kontribusi positif bagi institusi, baik melalui keberhasilan dalam pengungkapan kasus maupun prestasi di bidang lainnya,” kata Yos.
Menurut Yos, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel Polres Bangka Barat untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi, bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Penghargaan itu pun bukan sekadar seremoni. Di tengah tuntutan tugas kepolisian yang terus berkembang, capaian personel menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang menghargai dedikasi, kompetensi dan prestasi.
Mulai dari pengungkapan penyelundupan timah dan pasir logam tanah jarang, pemberantasan peredaran sabu, hingga penelitian ilmiah di bidang kesehatan, seluruhnya menjadi catatan prestasi personel Polres Bangka Barat.
Upacara pemberian penghargaan berlangsung aman dan lancar. Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan terhadap personel yang menunjukkan kinerja dan prestasi dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Bangka Barat. (Belva)


