BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL
COM — Menikah bukan sekadar mempersiapkan hari bahagia. Bagi anggota Polri, langkah menuju kehidupan rumah tangga juga menuntut kesiapan untuk menyatukan tanggung jawab keluarga dengan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Persiapan itulah yang menjadi bagian dari Sidang Badan Pembantu Penasihat Perkawinan, Perceraian dan Rujuk (BP4R) yang digelar Polres Bangka Barat melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Rabu (30/9/2026).
Sidang berlangsung di Gedung Bag SDM Polres Bangka Barat sejak pukul 09.00 WIB dan dipimpin Kabag SDM Polres Bangka Barat selaku Ketua Sidang.
Tiga personel bersama calon pasangan masing-masing mengikuti sidang tersebut. Mereka yakni Briptu Azmin Juliadin, S.H. bersama Rizma, Bripda M. Faizal bersama Alfariza Estetika, serta Bripda Rosi Pratama, personel Humas Polres Bangka Barat, bersama Bripda Rita Mawarni.
Di ruangan itu, ketiga pasangan tidak hanya menjalani proses administratif. Mereka juga menerima pembekalan sebagai bagian dari persiapan sebelum memasuki kehidupan sebagai keluarga.
Kegiatan turut dihadiri Kabag Ren, Kasipropam, perwakilan Kasiwas, rohaniawan Muslim, perwakilan Pengurus Bhayangkari Cabang Bangka Barat serta para peserta sidang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan arahan Ketua Sidang. Pembekalan kemudian dilanjutkan melalui arahan Kabag Ren, Kasipropam dan rohaniawan.
Para calon pasangan juga mengikuti penandatanganan kesepakatan bersama, berita acara sidang serta fakta integritas.
Bagi institusi Polri, pembekalan tersebut menjadi bagian dari pembinaan personel agar kehidupan rumah tangga dapat berjalan seiring dengan pelaksanaan tugas kedinasan.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, BP4R merupakan bagian dari pembinaan personel sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
“Sidang BP4R merupakan bagian dari pembinaan personel sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Melalui kegiatan ini, personel dan calon pasangan mendapatkan pembekalan mengenai tanggung jawab dalam kehidupan berumah tangga maupun kedinasan,” kata Yos.
Menurutnya, pemahaman mengenai tanggung jawab tersebut penting karena personel Polri menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan komitmen dan kedisiplinan.
Kehidupan keluarga pun diharapkan mampu menjadi ruang yang saling menguatkan, sehingga personel dapat menjalankan kewajibannya secara bertanggung jawab.
“Kami berharap seluruh personel yang mengikuti BP4R dapat membangun keluarga yang harmonis, saling mendukung serta tetap menjaga komitmen dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pesan itu menjadi salah satu bekal bagi ketiga pasangan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Sebab, di balik seragam dan tugas kepolisian, terdapat kehidupan keluarga yang juga membutuhkan perhatian, komunikasi dan komitmen.
Usai seluruh rangkaian sidang, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan penanaman pohon.
Seluruh kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Sidang BP4R hari itu pun menjadi salah satu tahapan yang dilalui tiga personel Polres Bangka Barat sebelum membuka lembaran baru kehidupan. Sebuah perjalanan yang tidak hanya membutuhkan kesiapan untuk menjadi pasangan, tetapi juga kesiapan menjaga tanggung jawab sebagai anggota Polri. (Belva)


