BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Di tengah gelapnya malam, perairan DAS Kampak, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, tak luput dari pantauan aparat kepolisian.
Minggu (27/9/2026) malam, personel Pos Pangkalan Sandar Jebus Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan pengecekan langsung di kawasan perairan tersebut. Pemantauan berlangsung selama satu jam, mulai pukul 21.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Patroli dilakukan untuk memastikan situasi perairan tetap aman sekaligus mendeteksi kemungkinan adanya aktivitas pertambangan yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Hasilnya, petugas tidak menemukan aktivitas pertambangan selama pengecekan berlangsung di wilayah perairan DAS Kampak Jebus.
Meski tidak menemukan aktivitas tambang, pengawasan tetap menjadi bagian penting dari langkah preventif aparat. Kehadiran personel di lapangan dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mengantisipasi munculnya aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, pemantauan wilayah perairan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan koordinasi bersama jajaran terkait.
“Polres Bangka Barat terus berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk melakukan pemantauan di wilayah perairan. Setiap informasi yang diterima akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan,” kata Yos.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya bertujuan memastikan ada atau tidaknya aktivitas pertambangan. Lebih dari itu, pemantauan menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan Bangka Barat.
Kawasan perairan menjadi salah satu titik yang membutuhkan pengawasan karena aktivitas di lapangan dapat berlangsung pada waktu berbeda. Karena itu, pemantauan dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap kemungkinan adanya kegiatan yang tidak sesuai aturan.
Polres Bangka Barat juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pertambangan yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.
Masyarakat diminta ikut menjadi mata dan telinga aparat dengan menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan aktivitas ilegal, baik di wilayah perairan maupun daratan.
“Sinergi antara masyarakat dan aparat sangat diperlukan. Kami mengajak masyarakat untuk menyampaikan informasi apabila menemukan adanya aktivitas yang diduga melanggar hukum, sehingga dapat segera dilakukan pengecekan di lapangan,” ujar Yos.
Pemantauan di DAS Kampak malam itu berakhir tanpa ditemukan aktivitas pertambangan. Namun, patroli tersebut menjadi bagian dari pengawasan berkelanjutan untuk memastikan kawasan perairan Bangka Barat tetap aman, tertib, dan kondusif.
Bagi aparat, memastikan tidak adanya aktivitas pelanggaran bukan berarti pengawasan berakhir. Justru, pemantauan menjadi langkah awal untuk menjaga agar kondisi yang aman tetap bertahan. (Belva)


