MENTOK, TARGETKRIMINAL.COM – Kesibukan Pasar Mentok pada Selasa (21/7/2026) mendadak terasa berbeda. Di sela lalu lalang pembeli dan suara pedagang yang menawarkan dagangannya, seorang perempuan berseragam cokelat tampak menyusuri lorong-lorong pasar. Senyum dan sapanya disambut hangat warga. Ia adalah Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H.
Didampingi Kasat Lantas Polres Bangka Barat, AKP Ramos Gapita Siregar, Kapolres tidak hanya memantau kondisi pasar dan memastikan stok bahan pokok tetap aman. Ia juga berhenti di setiap sudut, berbincang dengan pedagang, menyapa para pembeli, serta mendengarkan langsung berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat.
Suasana berlangsung tanpa sekat. Tak sedikit warga yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan harapan, masukan, hingga persoalan yang mereka rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran pimpinan Polres di tengah aktivitas masyarakat memberikan kesan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya hadir di balik meja, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan warga.
Bagi AKBP Helen Simanjuntak, turun ke lapangan bukan sekadar agenda kunjungan kerja. Menurutnya, kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pelindung, pengayom, sekaligus mitra yang siap mendengar.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Polri selalu hadir. Tidak hanya ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga untuk mendengar, melayani, dan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar AKBP Helen Simanjuntak.
Kehangatan yang sama juga terlihat ketika Kapolres menyambangi warung-warung kopi, ruang yang selama ini menjadi tempat masyarakat Bangka Barat bertukar pikiran dan berdiskusi. Di tempat sederhana itu, percakapan berlangsung santai tanpa formalitas. Warga bebas menyampaikan berbagai persoalan maupun harapan terhadap situasi keamanan di lingkungan mereka.
Pendekatan humanis tersebut mendapat apresiasi dari para pedagang dan masyarakat. Mereka mengaku merasa dihargai karena pimpinan kepolisian memilih melihat langsung kondisi di lapangan dibanding hanya menerima laporan.
“Senang rasanya Kapolres datang langsung. Kami bisa menyampaikan apa yang kami rasakan tanpa harus menunggu ada masalah besar,” ungkap salah seorang pedagang di Pasar Mentok.
Sejak resmi menjabat sebagai Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak memang menunjukkan intensitas tinggi dalam menyapa masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, ia aktif memantau distribusi BBM di SPBU, menjalin silaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mengunjungi pasar tradisional, hingga berdialog bersama warga di warung kopi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Bangka Barat untuk membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka dan kehadiran langsung di ruang-ruang publik, kepolisian berharap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan.
Di Bangka Barat, kedekatan itu kini tidak hanya terlihat di kantor polisi. Ia hadir di lorong pasar, di antara lapak para pedagang, dan di meja-meja warung kopi, tempat polisi dan masyarakat berbincang sebagai mitra yang memiliki tujuan yang sama, menjaga daerah tetap aman dan nyaman bagi semua. (Belva)

