BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Ember, jeriken, dan berbagai wadah penampung air dibawa warga menuju titik pembagian. Di tengah musim kemarau, air bersih menjadi kebutuhan yang tak bisa ditunda.
Kamis (10/9/2026), harapan itu datang bersama deru kendaraan tangki. Sebanyak 47 ton air bersih disalurkan Polres Bangka Barat kepada masyarakat di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) ke-78 Tahun 2026. Air didistribusikan di empat titik, yakni tiga lokasi di Dusun VII, Desa Belo Laut, dan satu lokasi di Kampung Menjelang Baru, Kelurahan Menjelang.
Warga yang datang tidak sekadar membawa wadah kosong. Mereka membawa kebutuhan sehari-hari yang harus tetap berjalan meski kemarau membuat ketersediaan air bersih menjadi persoalan.
Ada yang membawa ember, ada pula yang menyiapkan tempat penyimpanan air untuk dibawa pulang. Setiap wadah yang terisi menjadi bagian kecil dari upaya warga bertahan menghadapi kondisi kering.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus bagian dari kegiatan sosial memperingati HUT Polwan ke-78.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir secara langsung membantu masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan digunakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Helen melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso.
Distribusi dilakukan menggunakan armada truk tangki dan tedmon air. Sejumlah unsur ikut mendukung kegiatan tersebut, yakni Sat Polairud Polres Bangka Barat, PDAM Tirta Menumbing, BLHD, DPUPR, serta Polsek Mentok.
Kolaborasi tersebut membuat 47 ton air bersih dapat didistribusikan langsung ke masyarakat di empat titik yang telah ditentukan.
Bagi Polres Bangka Barat, momentum HUT Polwan tidak hanya dimaknai sebagai perayaan internal institusi. Peringatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kehadiran polisi di tengah persoalan yang dirasakan masyarakat.
Sebab, ketika kebutuhan dasar seperti air bersih mulai sulit diperoleh, kehadiran bantuan menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar kegiatan sosial.
Air yang tiba di permukiman dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga sekaligus sedikit meringankan beban masyarakat selama musim kemarau.
Helen berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan air bersih, tetapi juga menjadi jembatan yang semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat.
“Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung,” kata Yos Sudarso menyampaikan pesan Kapolres.
Penyaluran berlangsung aman dan lancar. Sebanyak 47 ton air bersih yang dibagikan diharapkan mampu membantu mengurangi dampak kekeringan sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Di tengah musim kemarau, pesan dari kegiatan itu terasa sederhana ketika air menjadi kebutuhan yang paling dicari, kehadiran yang nyata adalah ketika bantuan benar-benar sampai ke tangan warga. (Belva)


