BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Kepulan asap tebal membubung dari kawasan Dermaga Limbung, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Sebuah kapal kayu tiba-tiba terbakar dan kobaran api mulai menjalar ke dedaunan di sekitar lokasi.
Api yang membesar membuat situasi di kawasan dermaga sempat menegangkan. Pasalnya, sejumlah kapal nelayan terparkir tidak jauh dari titik kebakaran.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui Wahyu Agus. Saat berada di sekitar dermaga, ia melihat api sudah cukup besar disertai kepulan asap tebal.
“Saya melihat api sudah cukup besar dan asapnya tebal. Karena khawatir api semakin meluas, saya langsung menghubungi petugas keamanan PT Timah untuk meminta bantuan pemadam,” kata Wahyu.
Laporan tersebut kemudian direspons dengan cepat. Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kodim 0431 Bangka Barat tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Petugas berupaya mengarahkan semprotan air ke titik api untuk menghentikan kobaran agar tidak merambat ke bagian lain di sekitar dermaga.
Tidak lama berselang, tim pemadam kebakaran dari PT Timah turut turun tangan membantu proses pemadaman. Petugas gabungan bekerja bersama mengendalikan kobaran api yang membakar kapal kayu tersebut.
Kehadiran sejumlah kapal nelayan di sekitar lokasi menjadi perhatian tersendiri. Kapal-kapal itu diketahui sudah lama terparkir dan tidak sedang digunakan untuk aktivitas melaut.
Jarak kapal-kapal tersebut dengan sumber api dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kebakaran meluas apabila kobaran tidak segera dikendalikan.
“Api harus segera dipadamkan supaya tidak merembet ke kapal lain yang ada di sekitar lokasi,” ujar petugas di lokasi.
Beruntung, selama proses pemadaman tidak terdengar adanya suara ledakan dari kapal yang terbakar. Petugas tetap melakukan penyiraman dan pengamanan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali membesar.
Pemadaman dilakukan hingga titik api berhasil dikendalikan. Petugas kemudian memastikan area sekitar aman dari bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Nilai kerugian akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Petugas masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kondisi kapal serta mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api. (Belva)


