MAKASSAR, TARGETKRIMINAL.COM — Laut bukan hanya tempat menguji keberanian, tetapi juga menjadi arena untuk membuktikan seberapa kuat ketahanan fisik dan mental seseorang. Di tengah semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Peltu Mar Haris menunjukkan hal itu dalam Lomba Renang Rakit Merah Putih yang digelar Makassar Watersport Community (MWC), Sabtu (15/8/2026).
Prajurit Sathantai Kodaeral VI tersebut harus menaklukkan lintasan perairan sejauh sekitar 800 meter dari Pulau Lae-Lae menuju kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar.
Belasan menit berada di tengah perairan menjadi pertaruhan stamina. Setiap kayuhan membutuhkan konsentrasi, ritme dan kekuatan agar tubuh tetap mampu melaju hingga garis finis.
Hasilnya, perjuangan Peltu Mar Haris berbuah manis. Ia berhasil menyentuh garis finis dengan catatan waktu 12 menit 34,55 detik dan berhak membawa pulang Juara III.
“Saya bersyukur bisa memberikan hasil terbaik. Bagi saya, yang paling penting adalah menjaga semangat, disiplin dan sportivitas selama mengikuti perlombaan,” ujar Peltu Mar Haris.
Lomba Renang Rakit Merah Putih tersebut diikuti 16 tim dengan total 96 peserta dari berbagai kalangan. Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan, kegiatan itu juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan melalui olahraga.
Bagi prajurit Sathantai Kodaeral VI, keikutsertaan dalam perlombaan tersebut bukan sekadar mengejar podium. Ada pesan yang ingin ditunjukkan, bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aktivitas positif yang menuntut disiplin, kekompakan dan daya juang.
Catatan waktu 12 menit 34,55 detik menjadi bukti bahwa latihan dan kebugaran jasmani memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan seorang prajurit.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Mudah-mudahan ke depan bisa meraih hasil yang lebih baik lagi dan mengharumkan nama satuan,” katanya.
Perjuangan Peltu Mar Haris juga diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi prajurit lainnya untuk terus menjaga kebugaran serta berani mengembangkan kemampuan di luar tugas kedinasan.
Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, perjuangan itu menemukan maknanya sendiri. Bukan sekadar tentang siapa yang paling cepat, tetapi tentang siapa yang mampu bertahan, menjaga semangat dan menyelesaikan perjalanan hingga garis akhir.
Dari Pulau Lae-Lae menuju CPI, 800 meter telah ditaklukkan dalam 12 menit 34,55 detik. Peltu Mar Haris pun pulang membawa satu medali sekaligus pesan sederhana bahwa semangat kemerdekaan selalu membutuhkan daya juang untuk terus bergerak maju. (Belva)


