BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM – Deru mesin kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Mentok menjadi potret aktivitas masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Di tengah situasi tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan antrean berlangsung aman, tertib dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik.
Senin (20/7/2026), Kapolres bersama sejumlah personel menyambangi beberapa SPBU di wilayah Mentok. Kehadirannya bukan sekadar melakukan pengecekan situasi, tetapi juga berdialog dengan petugas SPBU serta masyarakat yang rela menunggu giliran memperoleh bahan bakar minyak (BBM).
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam merespons meningkatnya antrean BBM yang menjadi perhatian publik. Di lokasi, personel kepolisian tampak mengatur arus kendaraan, mengurai kepadatan antrean, sekaligus mengawasi proses pengisian BBM agar berjalan sesuai ketentuan.
Kapolres juga memberikan arahan kepada seluruh personel yang bertugas agar terus meningkatkan pengawasan di setiap SPBU. Fokus pengamanan tidak hanya pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mencegah praktik pengisian BBM secara berulang yang dapat mengganggu distribusi kepada masyarakat lainnya.
Mewakili Kapolres Bangka Barat, Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menegaskan bahwa pemantauan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Bangka Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas warga di SPBU.
“Ibu Kapolres ingin memastikan masyarakat tetap merasa aman dan nyaman saat mengantre BBM. Kehadiran anggota Polri di lokasi bukan hanya untuk mengatur arus lalu lintas, tetapi juga mengantisipasi penyalahgunaan BBM bersubsidi, mencegah kemacetan, serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat,” ujar Iptu Yos Sudarso.
Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan juga menjadi upaya preventif agar situasi tetap kondusif sekaligus memastikan pelayanan di SPBU berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan maupun potensi pelanggaran.
Ia menambahkan, Polres Bangka Barat tidak akan berhenti pada pemantauan hari itu saja. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala di seluruh SPBU yang mengalami lonjakan antrean, dengan melibatkan koordinasi bersama pihak pengelola SPBU dan instansi terkait.
“Polres Bangka Barat akan terus melakukan pemantauan secara berkala di seluruh SPBU yang mengalami peningkatan antrean serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar distribusi dan pelayanan BBM kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” katanya.
Selain memastikan keamanan, Polres Bangka Barat juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang tertib selama proses pengisian BBM berlangsung. Kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi kunci agar distribusi bahan bakar dapat dinikmati secara adil oleh seluruh masyarakat.
“Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre, tidak melakukan pembelian secara berulang yang melanggar ketentuan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan SPBU,”** tutup Iptu Yos Sudarso.
Kehadiran langsung Kapolres Bangka Barat di tengah antrean panjang menjadi pesan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Di tengah dinamika kebutuhan masyarakat akan BBM, Polri menunjukkan komitmennya untuk memastikan rasa aman tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama. (Belva)


