TANGERANG, TARGRTKRIMINAL
COM – Perjalanan menuju podium prestasi tidak dimulai ketika peluit pertandingan Porprov berbunyi. Proses itu justru dibangun jauh sebelumnya, melalui latihan yang disiplin, keberanian mengukur kemampuan dan kemauan memperbaiki kekurangan. Semangat inilah yang mengemuka saat Tim Sepak Bola Porprov Bangka Barat menjalani uji coba melawan tim Elite Pro Akademi Dewa United U-20 di Tangerang, Senin (19/10/2026).
Gaguk Setia, Head Coach Elite Pro Akademi Dewa United U-20, menyambut positif kehadiran tim dari Bangka Barat tersebut. Baginya, kesempatan bertanding di luar daerah menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuan pemain sekaligus memperkaya proses persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang.
“Saya sangat senang dengan kehadiran tim Porprov Bangka Barat, khususnya karena mereka sudah mau meluangkan waktu untuk datang ke Tangerang dan menjalani uji coba dengan tim Elite Pro Akademi Dewa United U-20,” ujar Gaguk saat ditemui di Urban Hotel Serpong.
Ia mengaku antusias menyaksikan pertandingan tersebut. Menurutnya, para pemain Bangka Barat telah menunjukkan penampilan yang baik dan memiliki ruang untuk terus berkembang.
“Saya sangat senang sekali dan antusias dalam pertandingan tadi siang. Anak-anak sudah tampil bagus. Saya rasa ini bisa menjadi bagian dari upaya mengembangkan sepak bola Bangka Barat, khususnya,” tuturnya.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan moral bagi Tim Porprov Bangka Barat. Namun, Gaguk mengingatkan bahwa penampilan positif dalam satu pertandingan bukanlah alasan untuk berhenti berbenah. Sebaliknya, pengalaman menghadapi tim akademi profesional harus dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas permainan.
Di tengah persiapan menghadapi Porprov, Gaguk menitipkan pesan sederhana tetapi mendasar kepada para pemain untuk terus berlatih dan jangan cepat puas dengan pencapaian yang sudah diraih.
Menurutnya, perjalanan menuju prestasi membutuhkan konsistensi. Kemampuan teknis harus diasah, pemahaman taktik perlu dimatangkan, sedangkan kekompakan dan mental bertanding harus dibangun melalui proses yang berkelanjutan.
“Saran saya untuk ke depannya, kita harus tetap semangat latihan. Dalam artian, jangan selalu merasa puas dengan apa yang sudah dicapai,” tegasnya.
Gaguk menilai kerja keras dan kedisiplinan merupakan bagian penting dalam membangun tim yang mampu bersaing. Hasil pertandingan memang menjadi salah satu ukuran, tetapi kualitas proses latihan akan menentukan sejauh mana sebuah tim dapat berkembang.
“Terus berproses, semangat latihan, disiplin, kerja keras. Insyaallah, nanti akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan target yang diinginkan,” katanya.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak cukup bertumpu pada kemampuan individu. Sebuah tim membutuhkan kesatuan visi, komunikasi antarpemain, kemampuan membaca permainan, serta kesiapan menjalankan strategi dalam berbagai situasi pertandingan.
Bagi para pemain Bangka Barat, uji coba di Tangerang dapat menjadi kesempatan untuk mengenali standar permainan yang berbeda. Pengalaman tersebut diharapkan membantu mereka memahami bagian yang sudah berjalan baik dan aspek yang masih membutuhkan perbaikan.
Tantangan berikutnya menerjemahkan pengalaman uji coba menjadi peningkatan nyata saat tim kembali menjalani persiapan di Pulau Bangka.
Gaguk berharap Tim Sepak Bola Porprov Bangka Barat dapat mematangkan persiapan sebelum tampil di Porprov Kepulauan Bangka Belitung. Menurutnya, kesiapan tim harus dibangun secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Harapan saya, persiapan Bangka Barat untuk menghadapi Porprov nanti bisa lebih matang lagi. Ketika kembali ke Pulau Bangka, persiapannya harus benar-benar dilakukan dengan baik,” ungkapnya.
Ia menyoroti pentingnya pemantapan taktik dan teknik sebagai bagian dari program latihan. Selain itu, aspek pendukung di luar lapangan juga perlu diperhatikan agar pemain dapat menjalani persiapan secara optimal.
“Persiapan terkait taktik, teknik, hal-hal teknis di luar lapangan maupun di dalam lapangan, saya rasa semuanya harus selalu dipersiapkan dengan matang,” tambahnya.
Apabila pemusatan latihan atau training camp (TC) menjadi bagian dari agenda tim, kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi, membangun kekompakan dan mematangkan strategi permainan.
Persiapan yang terarah juga memungkinkan pelatih mengevaluasi perkembangan pemain secara berkala. Dengan begitu, setiap sesi latihan tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi memiliki sasaran yang jelas sesuai kebutuhan tim.
Dalam kompetisi tingkat provinsi, perbedaan kualitas antartim sering kali ditentukan oleh detail kecil terhadap ketepatan mengambil keputusan, kedisiplinan menjaga posisi, kemampuan memanfaatkan peluang dan ketenangan ketika berada di bawah tekanan.
Karena itu, pengalaman uji coba harus menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan, bukan sekadar agenda pertandingan.
Perkembangan Tim Sepak Bola Porprov Bangka Barat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemain dan pelatih. Dukungan pengurus olahraga, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan juga memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.
Gaguk berharap kerja keras tim dapat menghasilkan pencapaian sesuai target yang diharapkan Ketua KONI, Ketua Askab PSSI, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, serta pihak-pihak lain yang mendukung perkembangan sepak bola daerah.
Harapan tersebut perlu disertai program pembinaan yang konsisten, pertandingan uji coba yang terencana, fasilitas latihan yang memadai dan evaluasi berkala terhadap perkembangan pemain.
Lebih dari sekadar persiapan menghadapi Porprov, proses ini menjadi kesempatan untuk memperkuat fondasi sepak bola Bangka Barat. Pengalaman yang diperoleh para pemain diharapkan tidak berhenti pada satu kompetisi, tetapi menjadi modal untuk mengembangkan kemampuan dan membangun budaya latihan yang lebih baik.
Uji coba di Tangerang pun dapat menjadi salah satu pijakan dalam perjalanan tersebut. Para pemain memperoleh pengalaman, pelatih mendapatkan bahan evaluasi dan tim memiliki kesempatan untuk mengukur kesiapan menghadapi tantangan berikutnya.
Kini, pekerjaan sesungguhnya berlanjut setelah pertandingan berakhir. Apa yang dipelajari di Tangerang harus diterjemahkan menjadi latihan yang lebih berkualitas, koordinasi yang lebih solid dan persiapan yang semakin matang.
Pesan Gaguk menjadi pengingat bagi seluruh elemen tim bahwa prestasi tidak lahir dari kepuasan atas pencapaian sesaat, melainkan dari kesungguhan menjalani proses setiap hari.
Bagi Tim Sepak Bola Porprov Bangka Barat, perjalanan menuju Pangkalpinang tehadap kesempatan untuk membuktikan perkembangan. Terus berproses, menjaga disiplin, bekerja keras dan mematangkan persiapan menjadi langkah penting untuk membawa nama daerah bersaing di panggung olahraga provinsi.
Penulis: Belva Al Akhab


