BANGKA, TARGETKRIMINAL.COM — Suasana Gedung Balai Utama De Universitaria Universitas Bangka Belitung (UBB), Selasa (28/7/2026), dipenuhi semangat ratusan mahasiswa yang bersiap menapaki babak baru kehidupan. Sebanyak 435 calon wisudawan dan wisudawati mengikuti Seminar Karier dan Kewirausahaan, bukan sekadar mendengarkan materi, tetapi menyerap pengalaman hidup seorang pemimpin yang pernah berjuang dari titik terendah hingga memimpin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Gubernur Babel Hidayat Arsani hadir sebagai keynote speaker dalam seminar bertema “Lulusan Universitas Bangka Belitung: Siap Berkarya Membangun Negeri”. Di hadapan para calon alumni, ia mengajak generasi muda membangun karakter yang kuat, meningkatkan kompetensi dan berani mengambil peluang di tengah perubahan dunia yang semakin cepat.
Mengawali pemaparannya, Hidayat memilih menceritakan perjalanan hidupnya yang penuh tantangan. Baginya, kesuksesan tidak lahir dari kemudahan, melainkan dari keberanian untuk terus bangkit setiap kali menghadapi kegagalan.
“Saya ingin adik-adik mahasiswa memiliki mental yang tangguh, tidak mudah menyerah, dan berani menghadapi tantangan. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter, integritas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan,” ujar Hidayat.
Menurutnya, dunia kerja saat ini telah berubah drastis. Perkembangan *Artificial Intelligence* (AI), transformasi digital, hingga ekonomi hijau membuat lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan ijazah. Mereka harus terus belajar, mengembangkan keterampilan baru dan mampu beradaptasi dengan cepat.
“Kecepatan beradaptasi menjadi keunggulan utama generasi masa kini. Jangan pernah berhenti belajar dan jangan takut menghadapi perubahan,” pesannya.
Di tengah semakin ketatnya persaingan kerja, Hidayat mengingatkan para lulusan agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Ia mendorong generasi muda menjadi pelaku usaha yang mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Menurutnya, Bangka Belitung memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pariwisata, perikanan, pertanian, hortikultura, UMKM, ekonomi kreatif hingga hilirisasi sumber daya alam yang membutuhkan sentuhan inovasi anak muda.
“Jadilah anak-anak yang mandiri. Berani mencoba dan jangan takut gagal. Kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan,” tegasnya.
Lebih jauh, Hidayat menekankan bahwa kompetensi teknis saja tidak cukup. Dunia kerja modern juga membutuhkan integritas, disiplin, kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta kemampuan memecahkan persoalan secara kreatif.
“Kita ingin lulusan UBB mampu go internasional, tetapi tetap membangun Bangka Belitung. Yang paling penting adalah memiliki mental yang kuat dan tidak mudah menyerah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program, seperti pelatihan kompetensi, sertifikasi, magang industri, pengembangan talenta digital, dukungan terhadap UMKM, hingga perluasan akses pembiayaan dan digitalisasi usaha.
Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Dr. Ibrahim, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur yang dinilai mampu memberikan inspirasi nyata kepada para calon alumni.
“Kami berharap pembekalan ini semakin memotivasi para lulusan UBB untuk siap menghadapi dunia kerja, mengembangkan usaha, serta memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Bangka Belitung dan Indonesia,” ungkapnya.
Motivasi yang disampaikan Gubernur juga membekas di benak para peserta. Duha, mahasiswa Jurusan Manajemen UBB, mengaku kisah hidup Hidayat memberikan keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan selama tidak menyerah.
“Kami mendapatkan motivasi terkait perjalanan hidup beliau. Dari kisah seorang yang pernah mengalami masa sulit hingga akhirnya mampu menjadi pemimpin di Bangka Belitung, menjadi pelajaran hidup bagi kami. Beliau mengajarkan bagaimana pentingnya memiliki mental kuat, semangat pantang menyerah, dan terus berusaha untuk mencapai kesuksesan,” tutur Duha.
Seminar Karier dan Kewirausahaan yang diselenggarakan Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama (BAKK) bersama Unit Pelaksana Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) UBB itu menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kemampuan profesional, daya saing, serta jiwa kewirausahaan untuk menghadapi dinamika dunia kerja sekaligus berkontribusi membangun Bangka Belitung dan Indonesia. (Belva)


