Penulis: Belva Al Akhab, Satrio dan Tim
BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL COM – Pembangunan Dermaga II di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, dijadwalkan mulai dikerjakan pada Juni 2026. Proyek yang digarap PT Nindya Karya tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan sekaligus mengantisipasi pertumbuhan mobilitas penumpang dan kendaraan di masa mendatang.
Meski pembangunan dilakukan di salah satu pelabuhan tersibuk di Bangka Belitung, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka memastikan aktivitas penyeberangan tetap berjalan normal selama proyek berlangsung.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka, Agustinus Cahyo Upandika, mengatakan pekerjaan konstruksi akan diawali dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang direncanakan berlangsung pada pekan kedua Juni 2026. Kegiatan tersebut juga dijadwalkan dihadiri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani.
“Pembangunan Dermaga II ditargetkan selesai pada awal Desember 2026 sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan pada masa libur Natal dan Tahun Baru,” kata Cahyo saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).
Menurut Cahyo, salah satu strategi yang diterapkan untuk menjaga kelancaran operasional pelabuhan adalah meminimalkan aktivitas konstruksi di area darat yang digunakan penumpang dan kendaraan.
Ia menjelaskan kendaraan proyek yang masuk melalui jalur darat jumlahnya relatif terbatas. Aktivitas tersebut hanya melibatkan truk mixer untuk pekerjaan pengecoran dan kendaraan pengangkut material bangunan.
“Kalau dari sisi darat hanya ada truk mixer untuk pekerjaan pembetonan dan truk pengangkut material. Tidak ada alat berat yang beroperasi di area darat,” ujarnya.
Sebagian besar alat berat, lanjut Cahyo, akan bekerja dari sisi laut. Metode ini dinilai lebih efektif karena tidak mengganggu arus kendaraan yang keluar masuk pelabuhan maupun aktivitas calon penumpang.
Dengan pola kerja tersebut, area pelayanan utama tetap dapat digunakan sebagaimana mestinya selama proses pembangunan berlangsung.
Pembangunan dermaga baru bukan sekadar penambahan fasilitas fisik. Dalam sistem transportasi penyeberangan, dermaga memiliki fungsi penting untuk mempercepat proses sandar kapal, bongkar muat kendaraan dan mobilitas penumpang.
Ketika jumlah pengguna jasa meningkat, terutama saat musim mudik dan libur panjang, kapasitas dermaga yang memadai dapat membantu mengurangi antrean dan mempercepat waktu pelayanan.
Keberadaan Dermaga II nantinya juga diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas operasional pelabuhan apabila terjadi lonjakan trafik atau saat salah satu fasilitas harus menjalani perawatan.
Bagi Bangka Belitung, Pelabuhan Tanjung Kalian memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Pulau Bangka dan Sumatera. Kelancaran operasional pelabuhan turut memengaruhi distribusi logistik, perdagangan, serta mobilitas masyarakat.
ASDP menegaskan pembangunan Dermaga II tidak akan mengganggu layanan penyeberangan yang berjalan setiap hari.
“Secara operasional pelabuhan tidak masalah dan berjalan normal seperti biasanya,” jelas Cahyo.
Untuk mendukung kelancaran tersebut, ASDP akan melakukan pengaturan lalu lintas internal di kawasan pelabuhan serta memastikan setiap tahapan pekerjaan konstruksi dilakukan sesuai prosedur keselamatan.
Selain menjaga operasional, aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama selama pembangunan berlangsung.
ASDP berencana menempatkan petugas di sejumlah titik sekitar proyek untuk membantu mengarahkan pengguna jasa dan memberikan informasi apabila terdapat perubahan jalur pergerakan di area pelabuhan.
“Kami akan menempatkan petugas untuk mengarahkan pengguna jasa agar tidak lengah dengan adanya pekerjaan pembangunan dermaga. Tujuannya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama proyek berlangsung,” kata Cahyo.
Ia juga mengimbau masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan agar tetap mematuhi rambu-rambu keselamatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dengan target penyelesaian pada awal Desember 2026, Dermaga II Tanjung Kalian diharapkan dapat memperkuat kapasitas layanan penyeberangan menjelang periode Natal dan Tahun Baru 2027 sekaligus mendukung konektivitas transportasi laut yang semakin andal di Bangka Belitung. (BELVA)

