BANGKA BARAT, TARGETKRIMINAL.COM — Sore itu, lapangan atletik Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bukan hanya menjadi tempat berakhirnya sebuah kompetisi. Di sana, para pelajar SD se-Kecamatan Mentok membawa pulang lebih dari sekadar trofi, tetapi mereka membawa pengalaman tentang menang, kalah, sportivitas, dan keberanian untuk kembali mencoba.
Rangkaian Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tingkat pelajar SD se-Kecamatan Mentok Tahun 2026 resmi ditutup Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman, Jumat (25/9/2026) sore.
Di hadapan para pelajar, guru olahraga dan pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Yus Derahman menempatkan olahraga sebagai bagian dari proses membangun karakter generasi muda.
Kegiatan yang diselenggarakan Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKG OR) Kecamatan Mentok itu sebelumnya diisi berbagai perlombaan olahraga dan permainan tradisional.
Yus Derahman juga menyerahkan trofi dan hadiah kepada para pelajar yang berhasil meraih prestasi.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan Haornas KKG OR Kecamatan Mentok Tahun 2026,” ujar Yus Derahman.
Menurutnya, kegiatan olahraga bagi pelajar tidak semestinya dipandang hanya sebagai ajang mencari pemenang. Lebih dari itu, kompetisi dapat menjadi ruang untuk menemukan potensi sekaligus membentuk mental anak sejak dini.
“Kegiatan positif seperti ini harus tetap dilaksanakan sebagai wadah pembinaan olahraga pelajar,” katanya.
Di hadapan anak-anak, Yus Derahman kemudian menyampaikan pesan yang menjadi inti dari penutupan Haornas tersebut.
Ia mengingatkan bahwa kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam olahraga.
“Untuk anak-anak hebat Bangka Barat, ingatlah olahraga bukan hanya tentang menang dan menjadi juara. Olahraga mengajarkan kita disiplin, kerja keras, sportivitas, keberanian, dan pantang menyerah,” tuturnya.
Bagi mereka yang berhasil menjadi juara, Yus Derahman meminta agar prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
Sementara bagi peserta yang belum mendapatkan hasil terbaik, ia meminta agar tidak menjadikan kekalahan sebagai alasan untuk berhenti.
“Bagi yang hari ini meraih prestasi, teruslah berlatih dan jangan cepat puas. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Kekalahan hari ini bisa menjadi langkah menuju kemenangan di masa depan,” pesannya.
Pesan tersebut memperlihatkan bagaimana olahraga ditempatkan bukan hanya sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter.
Disiplin ketika berlatih, menghormati lawan, menerima hasil pertandingan, hingga keberanian untuk bangkit setelah kalah menjadi nilai yang diharapkan tumbuh bersama anak-anak Bangka Barat.
Yus Derahman menilai pembinaan karakter melalui olahraga sejak usia dini merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Bangka Barat.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun kepercayaan diri.
“Mari kita bangun generasi Bangka Barat yang sehat, kuat, berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing,” imbaunya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang serta sesi foto bersama.
Bagi para pelajar yang berdiri menerima trofi, sore itu menjadi catatan kecil dari perjalanan mereka. Bagi yang belum berhasil, pertandingan yang telah dilalui menjadi pengalaman untuk kembali berlatih dan mencoba.
Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Yus Derahman secara resmi menyatakan Haornas tingkat pelajar SD se-Kecamatan Mentok Tahun 2026 berakhir.
“Dengan penuh semangat dan rasa bangga, saya menyatakan kegiatan Peringatan Haornas tingkat Pelajar Sekolah Dasar Kecamatan Mentok Tahun 2026 secara resmi ditutup,” ucapnya.
Ia kembali mengingatkan para pelajar agar tidak berhenti mengejar prestasi, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga.
“Teruslah berlatih, junjung tinggi sportivitas, raih prestasi, dan jadilah generasi Bangka Barat yang sehat, tangguh, berkarakter, serta membanggakan,” pungkas Yus Derahman.
Penulis: Belva Al Akhab


